Batam, Humas- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Batam kembali mengukir prestasi gemilang dengan berhasil meraih penghargaan dalam ajang Kejuaraan Silat Wasit Juri IPSI Kepri Championship (WJKC) ke-4 tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Berlangsung selamat tiga hari dimulai dari tanggal 27 Desember s.d 29 Desember 2024 di Mal Top 100, Tembesi. Selasa (31/12/2024).
Keikutsertaan MAN 1 Kota Batam dalam kompetisi pencak silat bergengsi ini membuahkan hasil yang sangat luar biasa, dengan membawa pulang sejumlah medali dan penghargaan.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta dari berbagai dari di wilayah Kepulauan Riau. Mulai dari tingkat remaja, dewasa, dengan berbagai kategori mulai dari, laga, seni dan masih banyak lagi.
Prestasi yang berhasil diraih oleh delegasi MAN 1 Kota Batam diantaranya sebagai berikut.
Medali Emas????
1. Anisa putri Utari (XI F)
2. M. Bayu Ardiansyah (XI.H)
3. Sakhiy Rafif Ayyasy (XII PK)
Medali Perak ????
1. Nadia putri irdari (X.F)
2. Aqila maryam nur azizah (XI-i)
3. M. Akib alfiansyah (x pk A)
4. Rifki Ardian Syah(XI PK)
5. M.Rezky Ra'ad (XII PK)
6. Dzakwan Fadhiil Fayyadh Zubair (XII-G)
7. Defitra Aulia Rahayu (X.H)
Medali Perunggu????
1. Wandi Rafilzah (XII PK)
2. Muhammad Fahry Mirza (X A)
3. Derren Hernando (X-E)
4. Siti Haira Zulkarnaen Dalimunthe(X H)
5. Febi yantika sari (X E)
6. Radith Irawan (XI F)
7. Amar Adha Rosyadi ( XI PK)
8. Auri Intan Syafitri (X.H)
Kepala MAN 1 Kota Batam, Rudy Hartono menyatakan kebanggaannya atas capaian prestasi pembina dan para siswa-siswi MAN 1 Kota Batam.
"Alhamdulillah dan selamat untuk pembina dan para siswa-siswi MAN 1 Kota Batam yang telah terlibat dalam kompetisi WJKC ke-4 ini. Mengingat ini merupakan kompetisi yang cukup bergengsi. Tentu telah banyak latihan dan kerja keras untuk mewujudkan kemenangan ini. Sekali lagi, selamat dan semoga prestasi ini dapat terus berkembang," ujar Rudy Hartono.
Nurul Hudaini, selaku Pembina mengucapkan rasa syukur dan bangga terhadap kerja keras yang sudah diberikan selama ini.
"Alhamdulillah, rasanya sangat bangga dan puas terhadap hasil dari kerja keras dan latihan yang telah dilakukan selama ini. Latihan selama ini dilakukan secara kontinu mulai dari setelah ujian bahkan di hari libur. Kendati demikian, kerja keras ini akhirnya memperoleh hasil yang sangat memuaskan. Semoga capaian ini dapat memberikan motivasi bagi peserta didik yang lain," tutup Nurul Hudaini.
Semoga melalui prestasi ini tentu dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
(RE)