
Ngayah Mejejahitan Jadi Wujud Bakti Umat Hindu Batam Sambut Piodalan
Batam (Kemenag) – Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kota Batam, Lilik Widyawati, hadir dalam kegiatan Ngayah Mejejahitan Membuat Upakara bersama para Serati Banten serta ibu-ibu WHDI Kota Batam dan WHDI Provinsi Kepulauan Riau, pada Minggu, 2 November 2025 bertempat di Bale Panjang Pura Agung Amerta Bhuana.
Kegiatan ngayah ini dilaksanakan sebagai bentuk persiapan menjelang Hari Piodalan Pura Agung Amerta Bhuana, yang akan jatuh pada Rabu, 5 November 2025, bertepatan dengan Purnama Sasih Kalima.
Suasana penuh kebersamaan tampak dalam kegiatan tersebut, di mana para peserta dengan penuh ketulusan dan semangat gotong royong mempersiapkan perlengkapan upacara keagamaan.
Tampak hadir Ketua WHDI Provinsi Kepulauan Riau, Endang Daryanti dan Ketua WHDI Kota Batam, Ni Made Seriniti, yang turut memberikan semangat kepada para ibu-ibu dalam kegiatan ngayah.
Menurut Lilik Widyawati, kegiatan seperti ini bukan hanya untuk mempersiapkan upacara, tetapi juga sebagai ajang mempererat persaudaraan antarumat Hindu.
“Ngayah merupakan wujud nyata bakti dan pengabdian kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus sarana memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong di antara umat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua WHDI Provinsi Kepulauan Riau, Endang Daryanti, menyampaikan apresiasi atas semangat dan kekompakan para ibu-ibu dalam menjaga tradisi leluhur.
“Melalui kegiatan ngayah ini, kita belajar untuk selalu ikhlas dalam berbuat. Mejejahitan bukan sekadar membuat sarana upacara, tetapi juga melatih kesabaran, kebersamaan, dan memperkuat jalinan persaudaraan antarumat Hindu,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan menjaga kelestarian tradisi serta nilai-nilai spiritual dalam kehidupan umat Hindu di Kota Batam.