
Monitoring di Kasubbag TU Kemenag Batam Dampingi Tim PAKEM Kepri Lakukan Nagoya
BATAM (Kemenag) — Kepala Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Resdin Efendi Pasaribu, mewakili Kepala Kemenag menghadiri undangan pendampingan dalam kegiatan monitoring yang dilaksanakan oleh Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) Provinsi Kepulauan Riau.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kepulauan Riau ini bertujuan untuk memantau keberadaan aliran kepercayaan dan keagamaan di wilayah Kota Batam. Monitoring dilaksanakan pada hari Jumat, 13 Februari 2026, bertempat di Markas JAI Batam, Lantai 2 Komplek Ruko Nagoya Square, Kecamatan Lubuk Baja.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Tim Koordinasi PAKEM Provinsi Kepri untuk memastikan kondusivitas dan kerukunan umat beragama. Selain perwakilan dari Kemenag Kota Batam, sejumlah instansi terkait turut diundang dalam agenda ini, antara lain: Direktorat Intelijen Keamanan Polda Kepri, BIN Daerah Kepulauan Riau, Kejaksaan Tinggi (Tim PAKEM), FKUB dan MUI Provinsi Kepulauan Riau, Bakesbangpol Kota Batam serta MUI Kota Batam.
Kehadiran Kasubbag TU Kemenag Batam dalam kegiatan ini menegaskan komitmen Kantor Kementerian Agama Kota Batam dalam mendukung penuh upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas sosial melalui pengawasan aliran keagamaan yang ada di tengah Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Resdin Efendi Pasaribu menyampaikan bahwa kehadiran Kemenag Batam adalah bentuk sinergi antarinstansi dalam menjaga keharmonisan umat beragama.
"Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa setiap aktivitas keagamaan di Kota Batam berjalan sesuai dengan koridor hukum dan tetap mengedepankan kerukunan. Pendampingan ini penting agar Tim PAKEM mendapatkan gambaran yang objektif di lapangan," ujar Resdin.
Ia juga menambahkan bahwa komunikasi yang baik antara pemerintah dan organisasi keagamaan adalah kunci utama dalam mencegah potensi konflik.
"Tugas kita bukan hanya mengawasi, tetapi juga membina. Dengan koordinasi seperti ini, kita berharap suasana kondusif di Batam tetap terjaga sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan nyaman," pungkasnya.