BATAM (Kemenag) – Guna memberikan dukungan moral dan spiritual bagi warga yang sedang sakit, Penyuluh Lintas Agama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam kembali bergerak melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Sekupang, Batam, pada Kamis (9/7/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan "suntikan rohani" dan doa kesembuhan langsung di hadapan para pasien.

Dalam aksi sosial dan keagamaan kali ini, sebanyak 10 orang perwakilan Penyuluh Agama Kemenag Batam diterjunkan langsung ke lapangan. Tim terdiri dari 2 orang Penyuluh Agama Islam dan 8 orang Penyuluh Agama Kristen. Mereka membagi tugas untuk mendatangi dan menyapa para pasien sesuai dengan keyakinan masing-masing secara humanis.

Penyuluh Agama Islam Kemenag Batam, Nasir Darmawansyah, menyampaikan bahwa kehadiran mereka di rumah sakit bukan sekadar menjalankan tugas, melainkan bentuk kepedulian nyata untuk menguatkan mental para pasien yang sedang berjuang melawan penyakitnya.

"Kesembuhan itu tidak hanya datang dari obat-obatan medis, tetapi juga dari ketenangan jiwa dan kekuatan spiritual yang bersangkutan. Hari ini kami hadir untuk mengingatkan para pasien bahwa mereka tidak sendiri. Melalui doa dan motivasi, kami ingin membangkitkan optimisme dan rasa syukur mereka, sehingga imun tubuh mereka ikut meningkat dan proses penyembuhan bisa lebih cepat," ujar Nasir Darmawansyah di sela-sela kegiatan.

Kehadiran para penyuluh ini disambut hangat oleh pihak manajemen rumah sakit, keluarga, serta para pasien yang sedang menjalani masa perawatan. Dengan pendekatan yang penuh empati, tim penyuluh memberikan motivasi, penguatan mental, serta memimpin doa bersama agar para pasien diberikan kesabaran dan lekas diangkat penyakitnya.

Kegiatan bimbingan rohani lintas agama di fasilitas kesehatan seperti ini merupakan salah satu program rutin dan bukti nyata kehadiran Kemenag Batam di tengah masyarakat. Selain untuk membantu proses pemulihan psikologis pasien, aksi kolaboratif ini juga menjadi potret indahnya kerukunan, harmoni, dan toleransi antarumat beragama yang terjaga dengan sangat baik di Kota Batam. (Hum Kemenag)